Gunung Bromo

Gunung Bromo merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang masih aktif. Terletak di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Bromo menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun domestik. Hamparan pasir yang indah dengan latar belakang pegunungan merupakan aset Bromo yang tidak ternilai harganya.

Jika ingin berkunjung ke Bromo anda bisa melewati jalur malang atau jalur probolinggo. Jalur malang lebih jauh dari jalur probolinggo. Jika anda memilih jalur malang, selama perjalan menuju Bromo anda akan dimanjakan dengan sensasi naik jeep dengan pemandangan pegunungan dan sabana di kanan kiri anda. Waktu tempuh jika naik jeep sekitar satu jam. Jika anda memilih jalur probolinggo anda mempersingkat waktu anda karena hanya sekitar sepuluh menit naik jeep anda akan sampai di Bromo. Untuk menikmati berbagai tempat disekitar Bromor anda bisa menggunakan berbagai alternatif kendaraan. Anda bisa menyewa jeep bersama rombongan anda atau dengan menyewa motor trail.

Pananjakan

Panjakan merupakan tempat yang paling tepat jika anda ingin melihat sunrise di Bromo. Tempat ini terdiri dari dua yaitu panjakan satu dan pananjakan dua. Saat yang paling tepat untuk ke tempat ini adalah saat menjelang subuh. Jika anda ingin menikmati malam di pananjakan anda juga bisa mendirikan tenda disini. Menjelang pagi siapkan kamera anda karena hamparan pemandangan sunrise yang begitu indah akan segera anda saksikan dibalik pegunungan sekitar Bromo. Ditemani lautan pasir yang masih diselimuti oleh kabut anda akan menyaksikan salah satu sunrise terindah di nusantara (mungkin di dunia). Jangan lupa membawa jaket tebal karena udaranya yang cukup dingin. Jangan sampai melewatkan tempat ini jika anda berkunjung ke Bromo.

Puncak Bromo

Setelah puas menikmati sunrise di pananjakan anda bisa melanjutkan perjalanan ke puncak Bromo. Hamparan pasir akan anda dapatkan setelah anda sampai di pelataran parkir. Hanya ada satu bangunan di tengah lautan pasir ini yaitu pura yang menjadi tempat bagi warga tengger untuk beribadah. Dari pelataran parkir anda cukup berjalan kaki sebentar untuk mencapai puncak. Namun jika anda ingin merasakan sensasi mendaki gunung pasir secara berbeda, anda bisa menyewa kuda yang banyak disewakan. Setelah menapaki sekitar 250 anak tangga sampailah di puncak Bromo. Anda bisa melihat pemandangan sekitar puncak dengan leluasa, dari lautan pasir pegunungan sampai kawah yang selalu mengeluarkan asapnya. Anda harus berhati-hati karena anda tepat di bibir kawah yang hanya dilindungi oleh pagar besi yang sudah terlihat rapuh.

Pasir Berbisik

Pasir berbisik merupakan sebuah nama yang diberikan oleh masyarakat sekitar karena tempat ini dahulu dijadikan tempat syuting sebuah film berjudul pasir berbisik. Tempat ini merupakan lautan pasir disekitar Bromo. Hampir sejauh mata memandang yang terlihat hanyalah lautan pasir dengan latar belakang pengunungan. Tempat ini bak gurun pasir yang berada diatas awan hingga pasirpun seperti bisa berbisik kepada awan.

Padang Sabana

Padang sabana layaknya pasir berbisik namun disini lautannya bukanlah pasir melainkan rumput. Sabana dengan latar belakang bukit yang begitu hijau menjadi daya tarik dari tempat ini. Hawanya yang sejuk membuat wisatawan akan betah ditempat ini. Jika tubuh anda belum lelah, mendakilah ke atas bukit dan ketika sampai di puncak anda akan mendapatkan pemandangan yang begitu indah.